~ Sejuta Sel Surya Kapan Diwujudkan?

 

   Kapan Diwujudkan? Sejuta sel Surya

Tahun 1997, ada rencana penjualan 1 juta unit sel surya ke daerah perkotaan di Indonesia untuk hemat energi nasional. Sel Surya 4 M persegi cukup untuk kebutuhan 1 rumah 1 hari (sekitar 1000 watt). Harga sel surya pada waktu itu sekitar Rp 4 Juta dan akan turun drastis kalau diproduksi massal di dalam negeri.

Ada juga rencana BPPT tentang penerapan kincir helix (spiral horizontal) di atap gedung/rumah sebagai pembangkit energi dari angin.

Kelebihan daya listrik yang dihasilkan bisa dijual ke PLN dengan cara meteran listrik 2 arah. Oleh PLN kelebihan daya pada suatu saat bisa dirubah jadi Zinc/seng, hidrogen, baterai atau udara bertekanan.

Teknologi sel surya sekarang lebih effisien dan maju dari pada tahun 1997 berupa nano teknologi, quantum dot, cat dll.

Apakah ada yang tertarik?

Apakah bisa diterapkan sekarang

Program PLTS Sejuta Rumah Sebaiknya Direalisasikan

Langkah riil untuk mempercepat pemanfaatan energi surya perlu direalisasikan. Di tengah krisis bahan bakar minyak beberapa tahun terakhir, Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya Sejuta Rumah—yang pernah dicanangkan tahun 1997—sebaiknya direvitalisasi dan dilaksanakan.

"Sudah saatnya program seperti ini dipertimbangkan lagi, tentu dengan modifikasi baru dan dengan memperluas aplikasi serta targetnya," kata Agus Salim Dasuki, peneliti BPPT, dalam Lokakarya Strategi Pengembangan Industri PLTS untuk Pencapaian Target Energi Surya dalam Energi Mix Nasional Tahun 2025 di Jakarta, akhir pekan lalu.

Menurut Agus, kebijakan pemanfaatan energi surya ini harus diikuti dengan program pemanfaatan fotovoltaik yang berkelanjutan dan disepakati oleh pemerintah dan DPR. "Inilah yang sedang ditunggu oleh para investor untuk menjamin kembalinya investasi mereka di masa mendatang," ujarnya.

Selama ini, penerapan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia masih menemui banyak kendala, di antaranya mahalnya harga modul surya dan belum diproduksi di dalam negeri serta belum ada sistem distribusi suku cadang PLTS. Selain itu, modul itu belum memenuhi standar kualitas dan ujung kerja modul surya yang baik.

Program PLTS Sejuta Rumah yang dirintis BPPT pada tahun 1997, jelas Agus, ditujukan untuk rumah-rumah di perkotaan. Dari pembangkitan ini diharapkan setiap rumah dapat memasok kelebihan listriknya kepada PLN. Maksudnya, bila ada kelebihan daya listrik, atau tidak digunakan pada siang hari, listrik di rumah-rumah tangga itu dapat dijual ke PLN melalui saluran yang telah terpasang dan dilengkapi dengan meterannya.

Dengan penerapan sistem ini, selain masyarakat dapat membantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional, mereka juga dapat memperoleh pendapatan. Dalam tahap penelitian dan pengembangan sistem ini, kata Agus, akan dilakukan kerja sama dengan Jerman dan Jepang.

Sumber Kompas

(AGS).


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum