Alpen Steel | Renewable Energy

Pemesanan Sel Surya Untuk Penerangan Meningkat

Kompas, Senin 29 Agustus 2005

Bandung, Kompas – Setelah minyak tanah makin sulit didapat dan harganya meningkat di pelosok-pelosok Nusantara, pemesanan sel surya untuk penerangan di desa-desa terpencil yang belum terjangkau oleh penerangan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) pun meningkat. Salah satu distributor sel surya merek Solare, yang bekerja sama dengan pemerintah daerah di berbagai provinsi, mengalami peningkatan pesanan tahun ini. Sejak Januari 2005, produksi 700 unit sel surya selalu habis dipasangkan ke rumah-rumah di pedesaan.

”Kami baru bisa memproduksi 700 unit per bulan. Tapi, pemesanan terus meningkat dari jumlah itu, terutama setelah minyak tanah makin sulit didapat dan harganya makin mahal di desa- desa,” kata Anton Tirto, distributor Solare, di Bandung, (28/8).

Permintaan untuk menjadi agen pun bertambah bulan ini. Di antaranya datang dari Kalimantan Timur, Jambi, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Riau.

Solare juga sudah membuat kontrak untuk menerangi desa- desa di beberapa kabupaten di Kalimantan Timur, Kepulauan Nias, dan Jawa Barat (Jabar) untuk bulan September ini. Wilayah di Jabar yang desanya akan diterangi lampu antara lain di Cicalengka, Majalengka, Garut, dan Cianjur.

Sebelumnya masyarakat desa menerangi rumahnya di malam hari dengan lampu minyak tanah. Namun, dengan sel surya, paling tidak setiap rumah bisa mendapatkan penerangan setara 40 watt listrik PLN. Harga sel surya yang ditawarkan dari Rp 1,05 juta hingga Rp 4 juta. Sel surya bisa bertahan selama 20 tahun, asalkan tidak pecah panelnya.

Sel Surya yang disinari matahari sehari penuh bisa menyimpan energi untuk penerangan selama empat hari empat malam.

Selain digunakan untuk rumah di pedesaan, sel surya banyak digunakan oleh para nelayan untuk dipasang di perahu-perahunya saat melaut. Juga digunakan pada vila-vila yang disinggahi beberapa hari dalam sebulan sehingga mereka tidak perlu memasang listrik dari PLN.

”Karena masyarakat tidak membeli minyak tanah, pemerintah terbantu, sebab tidak perlu mengeluarkan uang untuk subsidi,” demikian Anton. (ynt)

(Digunting-tempel dari Kompas Jawa Barat)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook