Alpen Steel | Renewable Energy

Energi Sarana Publik Gunakan Sel Surya

Jakarta, Kompas - Pemanfaatan sel surya di wilayah perkotaan didorong untuk pemenuhan listrik operasionalisasi sarana publik, di antaranya di tempat-tempat ibadah, lampu penerangan jalan, dan fasilitas publik lainnya. Hal itu supaya masyarakat makin tertarik menggunakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan terbarukan ini.

Demikian diungkapkan Kosasih Abbas selaku Pejabat Pembuat Komitmen untuk proyek sel surya dan energi terbarukan lainnya pada Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Kamis (17/1) di Jakarta.

"Pelanggan-pelanggan listrik untuk sarana sosial seperti sekarang masih disubsidi negara. Sebaiknya penggunaan listrik dari PLN ini diganti dengan sumber energi sel surya dan dapat dimulai di wilayah perkotaan," kata Kosasih.

Menurut dia, penggantian sumber energi listrik itu masih diusulkan. Pada 2008 ini penggunaan sel surya masih difokuskan untuk wilayah-wilayah terpencil, terutama di Indonesia bagian timur, dengan target 35.000 unit untuk sel surya kapasitas rumah tangga (solar home system) sebesar 50 watt.

Penggunaan sel surya di perkotaan akan menjadi terobosan selanjutnya. Apalagi saat ini ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) atau batu bara yang masih menjadi sumber energi pembangkitan listrik PLN makin terkendala dengan harga dunia yang makin melambung.

"Penggunaan sel surya untuk keperluan sarana publik itu akan mengurangi beban penggunaan BBM oleh PLN," kata Kosasih.

Tidak mudah

Secara terpisah, Kepala Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hiskia mengatakan, aplikasi tenaga surya untuk energi listrik di perkotaan saat ini tidak mudah. Sesuai sifatnya, besar kecilnya daya listrik yang dihasilkan tenaga surya bergantung pada besar kecilnya panel dan suplai tenaga matahari.

Semakin besar kebutuhan daya, semakin besar pula panel surya yang harus dipasang,

"Di negara lain, panel surya dipasang di padang gurun, lalu energi yang dihasilkan disalurkan ke lokasi yang diinginkan," kata Hiskia.

Yang mungkin dilakukan saat ini, energi tenaga surya di perkotaan diterapkan sebagai energi pendukung saja. Kebutuhan utama masih dibebankan pada listrik dari PLN.

Penggunaan lebih masif hanya dimungkinkan bila pemerintah mendukung sepenuhnya melalui kebijakan khusus. Saat ini aplikasi tenaga surya yang sudah digunakan di ruang publik di kota besar di antaranya untuk telepon umum di tepi jalan tol. Hal itu mungkin karena daya yang dibutuhkan relatif kecil. (GSA/NAW)

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook