Alpen Steel | Renewable Energy

~ Program Pemanfaatan PLTS Sejuta Rumah

Program PLTS Sejuta Rumah Sebaiknya Direalisasikan

Lang­kan riil untuk mempercepat pe­manfaatan energi surya perlu direalisasikan. Di tengah krisis ba­han bakar minyak beberapa ta­hun terakhir, Program Pembang­kit Listrik Tenaga Surya Sejuta Rumah-yang pernah dicanang­kan tahun 1997 sebaiknya di­revitalisasi dan dilaksanakan.

"Sudah saatnya program se­perti ini dipertimbangkan lagi, tentu dengan modifikasi baru dan dengan memperluas aplikasi ser­ta targetnya," kata Agus Salim Dasuki, peneliti BPPT, dalam Lokakarya Strategi Pengembangan Industri PLTS untuk Pencapaian Target Energi Surya dalam Ener­gi Mix Nasional Tahun 2025 di Jakarta, akhir pekan lalu.

Krisis bahan bakar minyak yang terjadi beberapa tahun ter­akhir telah mendorong pemerin­tah mengeluarkan Peraturan Pre­siden tentang Kebijakan Energi Nasional untuk meningkatkan penggunaan energi baru dan ter­barukan. Termasuk di antaranya meningkatkan pemanfaatan energi surya menjadi lebih dari lima persen terhadap total kon­sumsi energi nasional pada tahun 2025.

Menurut Agus, kebijakan pe­manfaatan energi surya ini harus diikuti dengan program pemanfaatan fotovoltaik yang berkelan­jutan dan disepakati oleh peme­rintah dan DPR. "Inilah yang se­dang ditunggu oleh para investor untuk menjamin kembalinya investasi mereka di masa menda­tang," ujarnya.

Selama ini, penerapan pem­bangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia masih mene­mui banyak kendala, di antaranya mahalnya harga modul surya dan belum diproduksi di dalam negeri serta belum ada sistern distribusi suku cadang PLTS. Selain itu, modul itu belum memenuhi stan­dar kualitas dan ujung kerja mo­dul surya yang baik.

Program PLTS Sejuta Rumah yang dirintis BPPT pada tahun 1997, jelas Agus, ditujukan untuk rumah-rumah di perkotaan. Dari pembangkitan ini diharapkan se­tiap rumah dapat memasok ke­lebihan listriknya kepada PLN. Maksudnya, bila ada kelebihan daya listrik, atau tidak digunakan pada siang hari, listrik di ru­mah-rumah tangga itu dapat di­jual ke PLN melalui saluran yang telah terpasang dan dilengkapi dengan meterannya.

Dengan penerapan sistem ini, selain masyarakat dapat mem­bantu pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik nasional, mereka juga dapat memperoleh pendapatan. Dalam tahap pene­litian dan pengembangan sistem ini, kata Agus, akan dilakukan kerja sama dengan Jerman dan Jepang.

Di pedesaan ada sekitar 20 juta rumah yang memerlukan PLTS. Untuk memenuhi kebutuhan itu pernah dilaksanakan proyek PLTS 50 megawatt.

 JAKARTA, KOMPAS

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook