Alpen Steel | Renewable Energy

~ Australia Promosikan Energi Surya Terbarukan

Pengembangan Energi Surya di Australia

Sejak Kevin Rudd diangkat menjadi perdana menteri pada Desember 2007, Australia mempunyai arah kebijakan yang berbeda di  bidang lingkungan. Di masa pemerintahan PM John Howard, lingkungan bukan merupakan salah satu fokus kebijakan di negara tersebut.

Australia yang selalu berkiblat pada Amerika Serikat di masa itu, menolak menandatangani Protokol Kyoto. Namun kini, Australia malah tengah sibuk mempersiapkan suatu kebijakan dalam rangka memerangi pemanasan global, yang disebut Carbon Pollution Reduction Scheme.

Berbeda dengan Indonesia dimana energi terbarukan dipromosikan dengan pendekatan untuk menanggulangi krisis energi, Australia mempromosikan energi terbarukan dengan pendekatan lingkungan. Oleh karena itu, arah pengembangan energi terbarukan selalu terdapat di dalam kerangka program untuk memerangi pemanasan global.

Kondisi geografis Australia yang terletak di kawasan sub tropis bagian selatan menyebabkan negara tersebut mempunyai potensi yang sangat bagus untuk mengembangkan energi surya. Oleh karena itu, Pemerintah Australia secara serius mengembangkan energi surya baik untuk membangkitkan tenaga listrik maupun untuk keperluan lainnya, seperti memanaskan air. Berbagai program pengembangan energi surya dengan kucuran dana tinggi telah diluncurkan. Saat ini diperkirakan sekitar 2% dari kebutuhan energinya dipenuhi oleh energi surya.

Di tahun 2008, Pemerintah Federal Australia meluncurkan Program ‘Australia’s Solar City’. Program ini merupakan program terbaru yang melibatkan secara aktif masyarakat dan pemerintah lokal di tujuh kota. Pemerintah Federal Australia mengucurkan dana AUSD 94 juta. Kota-kota yang terpilih untuk mengikuti program tersebut yaitu Alice Spring, Townsville, Perth, Blacktown, Coburg, Adelaide and Central Victoria. Dari ketujuh kota tersebut, diharapkan sebanyak 76.000 ton CO2 per tahun dapat diturunkan melalui pemasangan 3.200 panel fotovoltaik.

Pendekatan Pemerintah Federal Australia di dalam mengembangkan energi surya patut ditiru. Pemerintah Federal tidak segan untuk mengucurkan dana subsidi kepada kota-kota tersebut, asalkan masyarakat dan pemerintah setempat mampu menyediakan dana tambahan. Seperti Kota Townsville yang menerima kucuran dana sebesar AUSD 15 juta dari Pemerintah Federal. Konsorsium Townsville yang terdiri dari Pemerintah Queensland, Perusahaan Energi Ergon,

Dewan Kota Townsville, Perusahaan Delfin Lend Lease, Honeysombes Property Group serta Cafalo Pty Ltd, telah menyediakan dana tambahan sebesar AUSD 32 juta. Dengan label ‘Smart Living Style’ atau ‘Green Living Style’, pemerintah dan sektor industri mengajak masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi di dalam kegiatan audit energi secara gratis.

Masyarakat yang rumahnya telah diaudit dapat menerima peralatan hemat energi secara gratis pula. Bukan hanya itu, masyarakat juga mempunyai kesempatan untuk mendapatkan peralatan energi surya dengan harga yang telah disubsidi.

Selanjutnya setiap kota yang termasuk ke dalam Program ‘Solar City’ tersebut dilengkapi dengan Smart Living Centre. Smart Living Centre merupakan one stop shop yang menyediakan berbagai peralatan dan suku cadang dari teknologi energi surya, seperti teknologi pemanas air, teknologi fotovoltaik, lampu hemat energi dan teknologi alat ukur yang canggih.

Melalui program ini, masyarakat yang berpartisipasi dijanjikan akan mampu menurunkan tagihan listriknya. Tentu saja hal tersebut dikarenakan masyarakat menggunakan teknologi fotovolatik baik untuk penerangan maupun pemanas air.

Ditambah pula, masyarakat diharuskan menggunakan lampu hemat energi. Nah, jika masyarakat berhasil menurunkan pemakaian listriknya sebesar 10%-20%, maka Pemerintah akan memberikan diskon untuk tagihan listriknya sebesar 10%. 

Jika pemakaian listrik dapat dirurunkan lebih dari 20%, maka Pemerintah akan memberikan diskon sebesar 20%. Program ‘Solar City’ ini juga merupakan sarana untuk mengumpulkan data carbon footprint. Data tersebut akan dikelola dan dikaji oleh perguruan tinggi yang telah ditunjuk. Data yang dikumpulkan akan digunakan sebagai dasar kebijakan di bidang perencanaan pembangunan, energi dan air.

Jika kita cermati, Program Australia’s Solar City itu sungguh menggiurkan masyarakat. Masyarakat tidak hanya diuntungkan secara finansial saja, namun juga dapat turut serta di dalam menanggulangi pemanasan global. Program ini juga mendorong penelitian dan industri teknologi energi bersih Australia berkembang.

Melalui program tersebut, Australia juga memperlihatkan kekompakan di antara masyarakat, sektor industri, pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perguruan tinggi di dalam memerangi pemanasan global. Bisakah kita mempunyai program yang sama atau bahkan lebih inovatif?

Penulis:
Fitria A. Firman
Staf Subdit Usaha Energi Baru Terbarukan

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook