Alpen Steel | Renewable Energy

~ 2009 Tahun Harapan Pengembangan Energi Terbarukan

OBAMA   Amerika 2009: Pemimpin Baru, Harapan Baru?
Pic: Altdotenergy.com

Tahun 2009 merupakan tahun harapan bagi pengembangan energi terbarukan dan efisiensi energi di Amerika Serikat. Pasalnya, Presiden baru, Barack Obama memiliki komitmen yang jelas untuk menjadikan energi bersih sebagai prioritas utama penggerak mesin ekonomi negaranya yang sedang mengalami krisis.

Dalam beberapa kesempatan, Obama menyampaikan komitmennya menjadikan kebijakan energi sebagai prioritas utamanya. Sebagai bagian dari program stimulus ekonomi untuk mengeluarkan Amerika dari krisis, Pemerintahan Obama berencana menggandakan produksi energi alternatif dalam tiga tahun ke depan.

Selain itu sekitar 75 persen gedung pemerintahan dan sekitar dua juta rumah di Amerika akan dimodernisasi sehingga mengkonsumsi energi se-efisien mungkin untuk menghemat miliaran dollar tagihan rekening energi yang harus dibayar.

Tentu saja pelaksanaannya tidak semudah ketika mengucapkan janji tersebut. Berdasarkan data dari Energy Information Administration, energi terbarukan masih berkontribusi sangat rendah dalam bauran energi Amerika. Baru sekitar tujuh  persen pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan pada tahun 2006.

Dari porsi tersebut, 90 persennya adalah dari biomasa dan energi air.  Sedangkan energi angin dan matahari hanya empat dan satu persen bagian dari tujuh persen tersebut atau secara total, angin dan matahari hanya memberikan kontribusi sekitar 0,35 persen.

Jalan panjang masih harus ditempuh untuk mewujudkannya.

Rencana Ambisius?
Obama – Biden sebagai pemimpin Amerika yang baru, telah meluncurkan rencana The Obama-Biden comprehensive New Energy for America Plan. Tidak tanggung-tanggung, 150 milyar dollar akan digelontorkan dalam sepuluh tahun ke depan melalui investasi strategis di bidang energi bersih untuk membantu menciptakan lima juta lapangan kerja baru bagi penduduk Amerika yang saat ini dilanda gelombang pemutusan kerja akibat krisis ekonomi.

Dalam sepuluh tahun kedepan, Obama menargetkan dapat melakukan penghematan minyak melebihi jumlah yang diimpor dari timur tengah dan Venezuela. Salah satunya dengan cara menggiatkan pemakaian mobil hybrid –mampu menempuh 150 mil setiap galonnya. Satu juta unit diharapkan akan meluncur di sepanjang jalan di Amerika pada tahun 2015.

Selain itu, biofuel akan semakin ditingkatkan penggunaannya. Pada tahun 2030, ditargetkan 30 persen dari suplai BBM di Amerika berasal dari biofuel. Seperti diketahui, Amerika merupakan produsen terbesar fuel grade ethanol berbahan dasar jagung dengan jumlah produksi mencapai 6498,6 juta pada tahun 2007.

Pembangkitan listrik dari energi terbarukan juga akan ditingkatkan secara bertahap dari jumlahnya saat ini yang hanya sekitar tujuh persen. Kontribusi pembangkit listrik dari sumber energi terbarukan akan ditingkatkan menjadi sepuluh persen pada tahun 2012 dan 25 persen pada tahun 2025.

Obama juga menekankan pada pengurangan besar-besaran emisi gas rumah kaca. Rencanaya, pemerintahan Obama akan meluncurkan program economy-wide cap-and-trade untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sampai 80 persen pada 2050.

Kebijkan ini tentu mendapat sambutan luar biasa dari berbagai negara setelah sekian lama frustasi akibat sikap keras kepala Amerika pada masa Bush. Sesaat setelah dilantik pada 2001, Bush memutuskan Amerika membelot dari protokol Kyoto.

Langkah Persiapan
Rencana besar Obama dalam bidang energi bersih, Obama patut berterima kasih pada Pemerintahan Bush. Beberapa langkah telah dilakukan pemerintahan Bush yang dapat dijadikan batu pijakan bagi rencana Obama.
 
Pada September 2008, kongress telah menyetujui paket inisiatif energi yang didalamnya termasuk diijinkannya pengeboran minyak pada batas minimal 80 km dari lepas pantai Atlantik dan Pasifik serta komitmen pembiayaan jangka panjang bagi pengembangan energi alternatif.

Energi matahari juga telah mendapat perhatian yang cukup intens dengan berbagai paket insentif. Selain itu, di Colorado juga dibangun pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia dengan kapasitas 8,5 MW yang menggunakan fotovoltaik.

Begitu juga dengan energi angin. Sejumlah 6,000 megawatt pembangkit listrik tenaga angin dibangun sehingga menjadikan Amerika sebagai produsen utama energi angin.

Investasi ventura di bidang energi terbarukan juga meningkat cukup tinggi. Pada kuarter kedua tahun 2008,  kontribusi investasi swasta mencapai rekor tertinggi sebesar 961,7 juta dollar. Sedangkan investasi Pemerintah melalui Department of Energy (DoE) sebesar 14,55 juta dollar diberikan kepada enam perusahaan terpilih untuk melakukan riset, pengembangan dan demontrasi kendaraan berteknologi canggih hemat energi dan ramah lingkungan.

Janji Perlu Bukti
Bagaimanapun, selama 2008 dunia telah tersihir oleh kharisma Obama. Hiruk pikuk konvensi dan pemilihan Presiden di Amerika telah menjadi menu harian berita diberbagai media, tentu Obama sebagai topik utamanya. Ketika pelantikanpun, kita bisa melihat begitu besarnya harapan rakyat Amerika terhadap pemimpin kulit hitam pertamanya ini. 

Semua tidak lepas dari visi kepemimpinan Obama. Visi yang jelas dengan artikulasi sederhana memudahkan rakyat memahaminya dengan baik. Kemampuannya menarik simpati dan memotivasi pendukungnya, menjadi modal utama bagi 4 tahun masa kepemimpinannya dalam mewujudkan visi tersebut.

Keberpihakan Obama pada energi bersih tidak perlu dipertanyakan. Pengembangan energi terbarukan dan pengurangan emisi gas rumah kaca menjadi prioritas. Sebagai kontributor utama emisi gas rumah kaca, keseriusan Obama ditunggu seluruh dunia. Namun, rakyat dan dunia tidak sekedar kenyang dengan suguhan janji kampanye semata.

Waktu akan menjadi saksi... apakah Obama menjadi pemegang janji atau pengingkar janji?
AR

Diupload Oleh Awang Riyadi  
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook