Alpen Steel | Renewable Energy

Pohon Surya Menerangi Jalanan Eropa

Diupload Oleh Awang Riyadi   
Friday, 04 January 2008

 Tidak lama lagi, jalanan di Eropa akan dihiasi pohon-pohon surya yang memasok sumber energi untuk lampu penerang jalan.

Dikutip dari Renewable Energy Access, uji coba yang dilakukan selama empat minggu pada bulan Oktober di jalan “the Ringstrasse” yang sibuk di pusat kota Vienna, Austria berhasil dengan baik. Pohon-pohon surya tersebut mampu memasok cukup energi bagi penerangan jalan sepanjang malam, bahkan ketika matahari tidak muncul karena cuaca mendung selama empat hari berturut-turut.

“Solar sel yang di pasang pada pohon surya mampu menyimpan cukup listrik selama empat hari, sehingga ketika mendung berturut-turut selama empat hari sistem masih dapat bekerja dengan baik. Dari hasil uji coba tersebut, sistem pohon surya tebukti mampu menjadi alternatif penerang jalan”, kata Christina Werner dari Cultural Project Management (Kulturelles Projektmanagement, Vienna).

Menurutnya, saat ini kota Vienna sedang mempertimbangkan memasang lebih banyak lagi pohon surya di jalan-jalan kota itu. Dia meyakini, ke depannya tidak hanya Vienna, tetapi kota-kota lain di Eropa akan menggunakan pohon surya sebagai sumber energi terbarukan untuk penerangan jalan.

Penggunaan pohon surya dapat menurunkan emisi karbon dan juga menurunkan biaya listrik pemerintah kota. Lampu penerang jalan mengkonsumsi sekitar 10 persen dari keseluruhan listrik yang digunakan di Eropa. Pada tahun 2006 konsumsi listrik lampu jalan mencapai 2.000 milyar kWh dan menghasilkan emisi karbon sebesar 2.900 juta ton dalam setahun.

Sebenarnya tidak hanya “pohon” yang bisa didekorasi menggunakan solar sel untuk menghasilkan listrik, semua bentuk obyek di jalan dapat digunakan untuk tempat solar sel penghasil listrik. Untuk pohon surya, tiap cabang dari pohon surya di dekorasi dengan 10 buah lampu yang masing-masingnya dipasok listrik dari 36 solar sel. Pohon-pohon surya tersebut juga dilengkapi dengan baterai dan sistem elektronik. Sebuah sensor digunakan untuk mengukur jumlah cahaya di atmosfir, ketika cahaya di jalan mulai redup (matahari tenggelam), sensor ini akan otomatis menyalakan lampu. Begitu juga sebaliknya, sensor akan mematikan lampu ketika matahari terbit. 

Pohon surya ini didesain oleh Ross Lovegrove, seorang desainer Inggris. Menurutnya, pohon surya hasil rancangannya tidak hanya efisien tetapi juga atraktif. Sebuah perusahaan Italia yang secara khusus mendesain sistem lampu, Artemide, bekerja sama dengan produsen solar sel terbesar dunia dari Jerman, Sharp Solar, berhasil mewujudkan rancangan Ross. Idenya sendiri datang dari Peter Noever, Direktur Austrian Museum for Applied Arts di Vienna (Österreichisches Museum fuer angewandte Kunst).

Jadi, jangan heran jika suatu saat anda berkunjung ke kota-kota di Eropa, banyak pohon surya berjejer di sepanjang jalan.

@aw

Terakhir diperbaharui ( Tuesday, 08 January 2008 )
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook