Alpen Steel | Renewable Energy

~ PLN NTB Kembangkan Energi Terbarukan

Upaya Hemat Energi PLN NTB Kembangkan Energi Terbarukan

Pelaksanakan program penghematan bahan bakar  minyak (BBM) oleh PT. Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) terus digalakkan. Kini tengah diupayakan peningkatan penggunaan energi terbarukan sebagai pengganti BBM solar untuk PLTD yang ada.
Deputy Manager Komunikasi PT. PLN (Persero) Wilayah NTB, Lalu Mawardi, mengungkapkan, sudah ada beberapa PLTD di wilayah NTB menggunakan Marine Fuel Onisasi (MFO) dan minyak jelantah. Ke depan penyediaan pembangkit listrik akan diarahkan menggunakan MFO.

Salah satu contoh, sejak 9 Maret 2007, PLTD Bima sudah menggunakan MFO konvensi BBM solar, termasuk PLTD Tanjung Karang, Mataram yang menggunakan konvensi MFO sejak Agustus 2007.

“PLTD Taman di Mataram sejak tahun 2007 sudah menggunakan minyak jelantah didukung biopot pengolahan minyak nabati (PPO) dengan target 77.000 liter”, terang Mawardi sambil mengatakan bahwa penggunaan energi terbarukan tersebut dapat menghemat biaya pembelian BBM solar, karena selama ini PLTD di NTB menggunakan bahan bakar minyak solar.

Menyinggung upaya pihak PLN lainnya, Mawardi mengungkapkan bahwa sedang mengupayakan pembebasan lahan di wilayah Santong, Kabupaten Lombok Barat untuk kepentingan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dengan kapasitas 1 x 0,85 MW.

Selain itu, pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara (PLTB) juga tengah dikembangkan di wilayah Gili Trawangan dan Pantai Selatan Pulau Lombok berkapasitas masing-masing 10 MW  di samping juga akan dikembangkan di Pulau Medang dan Pantai Selatan Pulau Sumbawa dengan melibatkan pihak lain yaitu PT. Binatek Jakarta.

"Program pengembangan PLTB ini didanai dari APBN", jelas Mawardi.Dita nya rencana pengembangan lainnya, Mawardi mengutarakan bahwa di wilayah Sembalun, Lombok Timur dan daerah Hu’u, Kabupaten Dompu akan dikembangkan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) dengan kapasitas masing-masing 1 x 10 MW.

Bukan hanya program tersebut di atas, PT. PLN (Persero) Wilayah NTB tengah mengkaji program jangka panjang pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. “Pembangunan PLTA dan PLTP adalah program jangka panjang, dan program jangka pendeknya adalah pembangunan PLTMH dan PLTB yang mulai diagendakan pada tahun 2009 mendatang”, katanya.
Untuk pembangunan pembangkit dengan menggunakan MFO di wilayah Tanjung Karang, kalaupun tidak menemui permasalahan, kalangan nelayan yang ada di wilayah tersebut mengeluhkan dengan munculnya pencemaran pesisir pantai akibat limpahan limbah oli yang berada di lokasi sekitar pembangunan.
Limpahan limbah oli tersebut akan menyatu dengan air laut ketika terjadi air pasang, dan kini pasir di sepanjang radius ratusan meter dari lokasi penampungan limbah sudah berbau dan berwarna hitam pekat. Bahkan beberapa nelayan mengeluhkan jaringnya kotor akibat limbah oli menempel di jaringnya. (sn02)

Sumber : Nusatenggara News

Mataram, Nusatenggaranews.com.-

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook