Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 62

Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 95
~ Beban PLN Bakal Diringankan

Alpen Steel | Renewable Energy


Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

~ Beban PLN Bakal Diringankan

 Beban PLN Bakal Diringankan

Perkantoran Diimbau Gunakan Sel Surya

Jakarta, Kompas - Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi pada Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral memasang sel surya berkapasitas 10.000 watt di atap kantornya untuk mengurangi beban listrik dari PLN. Meskipun kontribusinya sangat kecil, langkah ini bisa menjadi solusi jangka pendek.

Perkantoran Diimbau Gunakan Sel Surya

Jakarta, Kompas - Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi pada Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral memasang sel surya berkapasitas 10.000 watt di atap kantornya untuk mengurangi beban listrik dari PLN. Meskipun kontribusinya sangat kecil, langkah ini bisa menjadi solusi jangka pendek.

Jika diterapkan di setiap perkantoran, hal ini bisa dijadikan solusi jangka pendek yang manfaatnya juga dipetik oleh pengguna kantor sendiri.

”Adanya subsidi pemerintah terhadap listrik PLN menjadikan produksi listrik dari sel surya belum berkembang. Tetapi, kecenderungan harga listrik dari sel surya terus menurun. Ini berkebalikan jika dibandingkan listrik PLN yang sebagian mengandalkan produksinya dengan bahan bakar minyak dari fosil,” kata Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Jack Purnomo, Senin (21/7) di Jakarta.

Menurut dia, penghitungan biaya produksi listrik dari sel surya paling murah mencapai Rp 1.100 per kilowatt jam (kWh). Sektor industri sekarang membayar listrik bersubsidi dari PLN Rp 630 per kWh.

Ketika menggunakan substitusi pembangkit listrik dengan generator berbahan bakar minyak, kebutuhan biayanya membengkak menjadi Rp 2.000 per kWh. Ini berarti, penggunaan listrik dengan sel surya masih lebih murah dibandingkan dengan menggunakan generator listrik.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Listrik Tenaga Surya Abdul Kholik mengatakan, semestinya pemerintah mendorong penggunaan sel surya karena harganya semakin kompetitif.

”Pemerintah harus memelopori pemanfaatan sel surya untuk setiap perkantorannya,” kata Abdul Kholik.

Potensi lokal

Deputi Jasa Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jan Sopaheluwakan mengatakan, krisis listrik yang terjadi sekarang akibat sentralisasi produksi oleh PLN.

Produksi listrik semestinya bisa pula didesentralisasikan dengan memegang prinsip pemanfaatan potensi lokal untuk pemenuhan konsumsi lokal.

”Masyarakat dalam mengatasi masalah krisis listrik dengan membeli genset itu hanya memindahkan masalah. Kenaikan harga BBM akan terus membebani masyarakat,” kata Jan.

LIPI saat ini mengembangkan hibrid potensi lokal tenaga angin, matahari, dan ditunjang teknologi paling mutakhir sel bahan bakar, yang diujicobakan di Malingping, Banten.

Perpaduan tiga sumber energi terbarukan yang pertama kali di Indonesia itu masih dalam tahap pemantauan proses produksi listriknya.

Setidaknya, menurut Jan, ini menjadi gambaran, upaya mengatasi krisis listrik sekarang tidak boleh mengabaikan potensi lokal. Potensi tersebut berupa sumber- sumber energi yang dapat diperoleh secara berkelanjutan, seperti air, angin, sinar matahari, atau biomassa.

Desentralisasi listrik, menurut Jan, dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan dapat diaplikasikan di wilayah kota dan desa.

Di kota, produksi listrik dengan potensi lokal yang belum dimanfaatkan sampai sekarang adalah dari sumber energi sampah yang melimpah.

Penggunaan tenaga surya juga belum begitu banyak. Padahal, penggunaan sel surya dalam kondisi krisis listrik seperti sekarang dapat juga menjadi solusi jangka pendek.

Penggunaan sel surya sekarang memang masih terbentur pada masalah investasi tahap awal selain disebabkan pula oleh harga yang tinggi karena menggunakan hampir 100 persen komponen impor.

Pakar sel surya Wilson Walery Wenas dari Institut Teknologi Bandung mengatakan, tidak adanya industri sel surya di Indonesia juga disebabkan kecenderungan pengusaha memilih impor daripada mendirikan industrinya karena risiko ekonominya lebih jelas. (NAW) 




DESA WISATA TERPADU KERTOSARI KEC PURWOSARI KAB PASURUAN, bagi para stake holder yang berminat untuk bergiat atau community dev, hub pengelola Baung Camp. BULAN PROMOSI FAMILY DAN ECOLOGICAL RAFTING, ARUNG JERAM YANG AMAN UNTUK FAMILY, FUN, DAN SAMBIL MENGAMATI HUTAN DATARAN RENDAH YANG MASIH RELITIF TERJAGA peminat hubungi pengelola untuk penentuan jadwal. ADVENTURE BIKE PARK FOR GRADE 1 & GRADE 2, Asri, alami, bersepeda keluar masuk hutan alam, lihat trial biking, hubungi pengelola

”Adanya subsidi pemerintah terhadap listrik PLN menjadikan produksi listrik dari sel surya belum berkembang. Tetapi, kecenderungan harga listrik dari sel surya terus menurun. Ini berkebalikan jika dibandingkan listrik PLN yang sebagian mengandalkan produksinya dengan bahan bakar minyak dari fosil,” kata Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Jack Purnomo, Senin (21/7) di Jakarta.

Menurut dia, penghitungan biaya produksi listrik dari sel surya paling murah mencapai Rp 1.100 per kilowatt jam (kWh). Sektor industri sekarang membayar listrik bersubsidi dari PLN Rp 630 per kWh.

Ketika menggunakan substitusi pembangkit listrik dengan generator berbahan bakar minyak, kebutuhan biayanya membengkak menjadi Rp 2.000 per kWh. Ini berarti, penggunaan listrik dengan sel surya masih lebih murah dibandingkan dengan menggunakan generator listrik.

Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Listrik Tenaga Surya Abdul Kholik mengatakan, semestinya pemerintah mendorong penggunaan sel surya karena harganya semakin kompetitif.

”Pemerintah harus memelopori pemanfaatan sel surya untuk setiap perkantorannya,” kata Abdul Kholik.

Potensi lokal

Deputi Jasa Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jan Sopaheluwakan mengatakan, krisis listrik yang terjadi sekarang akibat sentralisasi produksi oleh PLN.

Produksi listrik semestinya bisa pula didesentralisasikan dengan memegang prinsip pemanfaatan potensi lokal untuk pemenuhan konsumsi lokal.

”Masyarakat dalam mengatasi masalah krisis listrik dengan membeli genset itu hanya memindahkan masalah. Kenaikan harga BBM akan terus membebani masyarakat,” kata Jan.

LIPI saat ini mengembangkan hibrid potensi lokal tenaga angin, matahari, dan ditunjang teknologi paling mutakhir sel bahan bakar, yang diujicobakan di Malingping, Banten.

Perpaduan tiga sumber energi terbarukan yang pertama kali di Indonesia itu masih dalam tahap pemantauan proses produksi listriknya.

Setidaknya, menurut Jan, ini menjadi gambaran, upaya mengatasi krisis listrik sekarang tidak boleh mengabaikan potensi lokal. Potensi tersebut berupa sumber- sumber energi yang dapat diperoleh secara berkelanjutan, seperti air, angin, sinar matahari, atau biomassa.

Desentralisasi listrik, menurut Jan, dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan dapat diaplikasikan di wilayah kota dan desa.

Di kota, produksi listrik dengan potensi lokal yang belum dimanfaatkan sampai sekarang adalah dari sumber energi sampah yang melimpah.

Penggunaan tenaga surya juga belum begitu banyak. Padahal, penggunaan sel surya dalam kondisi krisis listrik seperti sekarang dapat juga menjadi solusi jangka pendek.

Penggunaan sel surya sekarang memang masih terbentur pada masalah investasi tahap awal selain disebabkan pula oleh harga yang tinggi karena menggunakan hampir 100 persen komponen impor.

Pakar sel surya Wilson Walery Wenas dari Institut Teknologi Bandung mengatakan, tidak adanya industri sel surya di Indonesia juga disebabkan kecenderungan pengusaha memilih impor daripada mendirikan industrinya karena risiko ekonominya lebih jelas. (NAW) 




DESA WISATA TERPADU KERTOSARI KEC PURWOSARI KAB PASURUAN, bagi para stake holder yang berminat untuk bergiat atau community dev, hub pengelola Baung Camp. BULAN PROMOSI FAMILY DAN ECOLOGICAL RAFTING, ARUNG JERAM YANG AMAN UNTUK FAMILY, FUN, DAN SAMBIL MENGAMATI HUTAN DATARAN RENDAH YANG MASIH RELITIF TERJAGA peminat hubungi pengelola untuk penentuan jadwal. ADVENTURE BIKE PARK FOR GRADE 1 & GRADE 2, Asri, alami, bersepeda keluar masuk hutan alam, lihat trial biking, hubungi pengelola
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters

Warning: strftime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 250
free counters
Alpen Steel Facebook