Alpen Steel | Renewable Energy

~ Percontohan Listrik EBT di Pulau Sumba

Pulau Sumba Percontohan Listrik EBT

 

BANGLI - Pemerintah telah menetapkan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur sebagai daerah percontohan penggunaan listrik energi terbarukan. Selain dipenuhi dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) Lokomboro yang diresmikan akhir April lalu, PLN akan mengupayakan pemenuhan tenaga listrik di Pulau Sumba dengan tenaga air dan surya.

“Kebutuhan energi listrik di Pulau Sumba saat ini hanya mencapai sekitar 10 megawatt. Kebutuhan energi listrik tersebut dipenuhi dari PLTA Lokomboro. Ke depan, selain tenaga air PLN akan membangun pembangkit listrik energi surya di Sumba,” ujar Direktur utama PLN Nur Pamudji, usai Peresmian Program Listrik Pedesaan di Bangli, Bali, Sabtu (12/5/2012).

Menurut Nur Pamudji, sampai saat ini kebutuhan listrik di Pulau Sumba masih kecil sehingga bisa dicukupi dengan memanfaatkan pembangkit listrik energi terbarukan. “Di Pulau Sumba ini aktivitas ekonominya ini belum terlalu berkembang sehingga kebutuhan listriknya praktis hanya untuk kebutuhan penerangan di rumah tangga. Sehingga bisa dicukupi dari pemanfaatan energi baru terbarukan”, ungkapnya.

Dengan beroperasinya PLTM Lombokoro, diperkirakan potensi pengurangan penggunaan BBM dalam penyediaan listrik untuk wilayah NTT sepanjang tahun 2012 bisa mencapai 1.226.940 liter, setara dengan nilai penghematan sekitar Rp 11 milyar. PLTM Lokomboro memiliki 2 buah pembangkit yang masing-masing berkapasitas 500 kW. Air buangan dari 2 mesin PLTM Lombokoro ini, ternyata masih berpotensi untuk digunakan kembali oleh PLN dengan membangun PLTM turunannya (cascading) berkapasitas 2 x 200 kW.

Selain PLTM Lombokoro, PLN juga tengah mengupayakan agar 4 Unit PLTM lainnya dan 1 PLTS yang ada di Pulau Sumba pada tahun 2012 ini sudah bisa dioperasikan. Keempat PLN itu, PLTM Lok Unit 1 dengan kapasitas 800 kW, PLTM Lok Extention (2×500 kW), PLTM Lokomboro (cascading) berkapasitas 2×200 kW dan PLTM Lapopu Wanukaka milik swasta (2×800 kW) serta PLTS Bila Cenge milik Pemda setempat dengan kapsitas 400 kWp (kilo Watt peak).

Upaya untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan di wilayah Pulau Sumba ini, dimaksudkan agar penggunaan BBM untuk membangkitkan listrik di pulau yang terkena dengan padang savananya itu dapat terus dikurangi hingga seminimal mungkin. Sampai bulan Maret tahun ini, kebutuhan listrik di Pulau Sumba rata-rata berkisar 8.065 kW (sekitar 8 MW) yang tersebar di 4 kabupaten dengan daya mampu pasok mencapai 10.905 kW (sekitar 10 MW). Pasokan listriknya berasal dari PLTD sebesar 8.105 kw, PLTM sebesar 800 kW dan Sewa Genset sebesar 2.000 kW. (KO)

 

(www.id.nykom.com)


Artikel yang berhubungan:
Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook