Para ilmuwan mengatakan kabel fosfor baru yang berukuran atom itu adalah kabel terkecil yang dikembangkan dalam silikon. Unsur kimia yang padat itu adalah bahan dasar yang paling populer yang digunakan untuk membuat semiconductor, yakni alat yang sangat kecil yang mengatur arus listrik dalam circuit canggih chip mikroprosesor komputer.

Silikon dan bahan dasar semiconductor lain bukan penghantar yang baik atau buruk arus listrik. Tetapi, kalau disuntik dengan unsur-unsur tertentu, seperti atom fosfor, ini menambah elektron dalam strukturnya atau kerangkanya, bahan semiconductor memperoleh sifat-sifat fisik yang membolehkan jalannya arus listrik.

Semiconductor akan memperoleh sifat-sifat yang membuatnya menghentikan arus (menginsulasi) arus listrik ketika bahan dasar disuntik dengan atom unsur seperti boron yang menciptakan defisit elektron dalam strukturnya yang mirip jala.

Para ilmuwan mengatakan mereka membuat kabel fosfor baru itu atom-demi-atom, dan mendapati bahwa struktur yang tebalnya hanya empat atom sama baiknya menghantar listrik dengan kabel tembaga yang paling kecil tersedia dan digunakan sekarang, dan 20 kali lebih tipis daripada logam.

VOA Indonesia