Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 62

Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 95
~320 MW Divisit di Sumut-Nad

Alpen Steel | Renewable Energy


Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

~320 MW Divisit di Sumut-Nad

 
Defisit suplai listrik di wilayah Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam kini mencapai 320 Megawatt. Sejumlah kendala perbaikan pembangkit dan tambahan pasokan daya dari tempat lain mengakibatkan pemadaman listrik kemungkinan lebih lama dari yang semula diperkirakan dua bulan.

Deputi Manajer Hubungan Masyarakat dan Hukum PT Perusahaan Listrik Negara Pembangkitan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Marodjahan Batubara, Minggu (15/7) di Medan, mengemukakan, rencana semula perluasan pemadaman umum bergilir yang dilakukan sejak 13 Juni akan berakhir tanggal 13 Agustus 2007 dengan selesainya pemeliharaan gas turbin nomor 22 di Pusat Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Sicanang, Belawan.

Sembari menunggu perbaikan gas turbin 22, PLN juga akan memperbaiki rotor generator turbin uap di Jakarta. Namun, ketika truk pengangkut rotor tersebut melintas di jembatan Belawan, jembatan ambruk dan truk bersama rotor tercebur ke sungai, Jumat (13/7).

Sampai hari Minggu siang, rotor tersebut masih berada di dasar Sungai Belawan. Arus air di sungai itu besar sehingga menyulitkan upaya evakuasi rotor. Teknisi lokal maupun asing belum bisa berbuat apa-apa untuk mengangkat rotor turbin tersebut. Sementara itu, akses jalan darat menuju dan dari Pusat PLTGU Sicanang masih terputus total.

Padahal, PLTGU berkapasitas daya mampu 1.078 MW tersebut menjadi andalan untuk memasok listrik di wilayah Sumatera Utara dan NAD. Delapan unit pembangkit di PLTGU Sicanang memiliki kapasitas daya mampu 1.078 MW, namun realisasinya hanya sekitar 700 MW. Sisa sekitar 250 MW dipasok oleh Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Lau Renun, PLTA Sipansihaporas, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Titi Kuning, PLTD Glugur, dan PLTD Paya Pasir. Itu pun PT PLN masih harus meminta bantuan pasokan listrik dari PT Indonesia Asahan Aluminium.

Menurut Marodjahan, daya mampu suplai listrik PLN wilayah Sumut dan NAD yang rata-rata 950 MW per hari kini turun menjadi hanya 700-750 MW per hari. Sementara, rata-rata beban daya yang harus ditanggung sekitar 1.120 MW.

Artinya, dengan posisi seluruh pembangkit di Sumut berjalan normal saja, wilayah itu masih defisit daya listrik sebesar 170 MW per hari. Defisit akan bertambah parah jika tiba-tiba terjadi kerusakan di salah satu unit pembangkit atau adanya pemeliharaan pembangkit seperti yang dilakukan untuk GT 22 Sicanang.

Perbaikan besar (major overhaul) GT 22 Sicanang mengakibatkan defisit daya menjadi 320 MW. Dengan defisit sebesar itu, pemadaman diperluas. Pemadaman untuk konsumen umum yang sebelumnya hanya dilakukan pada siang hari juga diberlakukan pada malam hari.

Terparah

Pemadaman yang dialami warga Sumut ini merupakan yang terparah, setidaknya sepanjang lima tahun terakhir. Tidak tanggung-tanggung, pemadaman bergilir dilakukan dua kali sehari, masing-masing berdurasi empat jam.

Geliat perekonomian kecil maupun besar terganggu. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut berkali-kali melayangkan protesnya. "Kami sangat berharap kesepakatan itu dijalankan karena sangat berdampak pada kami. Di rumah sakit yang kami kelola saja, kami harus menambah biaya dengan membeli genset dan bahan bakar. Biaya yang harus kami keluarkan untuk itu senilai Rp 2 juta per hari, belum termasuk peralatan medis dan elektronik yang rusak," kata Ketua Apindo Sumut Parlindungan Purba.

Parlindungan mengatakan, terdapat 40 persen dari 15.000 karyawan perusahaan pemakai gas dirumahkan. Belum termasuk sektor industri lain.

Dampak pemadaman juga dialami pelaku industri kecil. Ani (35), penjual lontong sayur di Jalan Setia Budi, Medan, terpaksa harus menanggung beban pemadaman dengan berjualan memakai cahaya lilin saja. Akibatnya, jumlah pembeli tidak seramai ketika lampu terang benderang.

"Kalau lampu hidup, saya biasa dapat penghasilan kotor senilai Rp 350.000 sampai Rp 400.000 per hari. Tetapi kalau mati lampu begini, saya biasa dapat Rp 250.000 sampai Rp 300.000 per hari. Saya minta tolong lampunya mohon tidak mati-mati lagi," katanya.

Tunggu Inalum

Upaya darurat untuk mengatasi defisit pasokan listrik yang begitu parah sedang dilakukan PT PLN, termasuk membeli pasokan listrik dari Asosiasi Pengusaha Pusat Perbelanjaan dan Perkantoran Sumatera Utara (AP4SU), mengoperasikan lagi pembangkit lama, dan meminta penambahan transfer pasokan listrik dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

General Manager PLN Pembangkitan Sumatera bagian Utara Albert Pangaribuan mengatakan, pihaknya sudah menandatangani kesepakatan dengan AP4SU untuk membeli listrik sebesar 20 MW. "Pusat perbelanjaan yang sudah siap menyuplai listrik ke PLN antara lain Sun Plaza, kami harapkan sebelum akhir bulan ini sudah bisa terealisasi," ujar Albert.

Tambahan daya listrik dari genset AP4SU diharapkan bisa menambah pasokan daya listrik pada siang hari. Deputi Direktur Pembangkitan dan Energi Primer PLN Ali Herman Ibrahim mengatakan, untuk menambah pasokan listrik, PLN telah mengoperasikan lagi satu unit PLTD Paya Pasir berkapasitas 15 MW. Padahal, pembangkit itu sudah termasuk yang diistirahatkan. "Kami juga akan menarik unit PLTGU terapung berkapasitas 36 MW dari Palembang," kata Ali.

Sedangkan upaya meminta tambahan pasokan daya listrik dari PT Inalum sampai saat ini belum membuahkan hasil. Padahal, sejak tahun 2004 PT PLN dan perusahaan patungan Indonesia-Jepang itu memiliki perjanjian barter energi sebesar 90 MW. PLN memasok daya listrik sebesar 30 MW ke Inalum di luar waktu beban puncak.

Sebagai gantinya, Inalum menyuplai 90 MW ke PLN saat beban puncak. "Sampai saat ini yang terealisasi hanya sekitar 40 MW karena mereka beralasan pasokan listrik untuk produksi pabrik pun pas-pasan," kata Ali.

Menurut Ali, ketika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mengunjungi Inalum 1 Juli lalu, pihak Inalum mengatakan mereka harus meminta persetujuan kepada pemegang saham di Jepang. "Mereka minta waktu dua minggu untuk memutuskan," kata Ali.


Kompas (16/7)
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters

Warning: strftime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 250
free counters
Alpen Steel Facebook