Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 62

Warning: mktime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/plugins/system/vvisit_counter.php on line 95
~ Gelombang Laut Sebagai Pembangkit Listrik

Alpen Steel | Renewable Energy


Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

Warning: strtotime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 56

Warning: date(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 198

~ Gelombang Laut Sebagai Pembangkit Listrik

Gelombang Laut, Pembangkit Energi Listrik Yang Sangat Potensial

Gelombang laut memiliki kekuatan yang sangat besar bahkan dapat dilipat gandakan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangkitkan energi guna kepentingan umat manusia.


Bukankah turun naiknya gelombang laut dapat dijadikan penggerak yang jika dihubungkan dengan tuas dan gigi baja untuk mendorong as roda berputar, maka akan dapat memutarkan setiap roda yang berfungsi sebagai penopang kehidupan dan kesejahteraan umat manusia.

 

Hal ini serupa dengan sepeda, ketika sedang tidak digunakan maka sepeda itu dipasangi standar yang posisinya persis diatas as roda belakang, sehingga membuat roda belakangnya bergantung, dan pada saat dikayuh  pedalnya agar roda itu berputar, dengan suara gemerting halus, Yang sering kali dilakukan adalah hanya menekan kebawah pedal itu kemudian mengangkatnya kembali, kemudian menekan dan mengangkatnya lagi dan seterusnya, jadi gerakan turun naik.

Gerakan turun naik tersebut dapat menjadikan gerakan berputar yang semakin cepat ditekan dan angkat semakin cepat pula roda belakang itu berputar. Selain itu tekanan yang paling berat adalah pada saat awal menggerakkan roda, jika roda sudah mulai berputar, maka untuk tekanan berikutnya tidak perlu menekan terlalu berat.

Yang menyebabkan putaran roda tersebut stabil dan berlangsung cukup lama (tidak cepat berhenti) adalah karena adanya ban belakang yang digantung berfungsi sebagai bandul pemutar (gigi gendeng pada mesin)

 Dari hal-hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa :

1.   gelombang laut mempunyai kemampuan daya dorong (tekanan) keatas yang cukup kuat. Untuk satu buah ban dalam mobil truk tanggung yang dibebani dengan orang seberat 70 kg dapat terangkat hampir setinggi gelombang laut tersebut, dengan demikian maka daya dorongnya dapat mencapai 70 kg, (tergantung besar kecilnya ban) sedangkan tinggi gelombang laut saat siang hari rata-rata mencapai  satu meter .

      Jika satu buah ban terapung tersebut mempunyai kemampuan daya angkat (dorong) seberat 70 kg, maka jika ada 100 buah yang dihubungkan ke sebuah as roda yang berputar, maka akan memiliki kemampuan daya dorong 7 ton. Selain itu tenaga yang mendorong kebawah (ketika ombak laut turun) dapat dimanfaatkan pula dengan potensi tenaga sebesar berat yang membebani ban tersebut, misalnya 10 kg untuk satu buah ban (ban + velg + as gigi vertikal), maka jika ada 100 ban terapung berarti tenaga tekanannya 1.000 kg atau 1 ton. Dengan demikian 100 buah ban terapung tersebut dapat menghasilkan daya dorong sebesar 8 ton (7 ton untuk mendorong keatas + 1 ton untuk mendorong kebawah).

2.    Bahwa gerakan turun naik dapat dikonversi menjadi suatu gerakan berputar, untuk mengubah gerakan turun naik menjadi gerakan berputar adalah bukan hal yang sulit. Yang paling sederhana adalah sebagaimana yang dijelaskan dalam ilustrasi sepeda ontel sampai dengan yang lebih rumit, yaitu pada cara kerja mesin bensin (dimana ujung setang piston berhubungan dengan piston sementara diujung lain piston tersebut berhubungan dengan Kruk as, maka gerakan maju mundurnya piston akibat proses ledakan pembakaran dapat membuat kruk as berputar pada porosnya), mesin diesel ataupun mesin uap pada lokomotif juga pada prinsipnya hampir sama, yaitu adanya kekuatan pendorong yang dikonversi menjadi putaran.

Dengan demikian maka ban terapung tersebut dapat digunakan untuk memutarkan/menggerakan sebuah dinamo yang dapat menghasilkan energi listrik yang cukup besar.

 Dari gambaran tersebut maka kita dapat mengembangkannya dengan menciptakan sebuah rancang bangun model pembangkit listrik (power plant) dengan tenaga gelombang laut. 

Power plant tersebut dipasang terapung, diposisikan kurang lebih 100 meter dari bibir pantai, diberi jangkar agar tetap pada posisinya dan tidak terlalu terganggu dengan gelombang laut, terbuat dari bahan-bahan bekas konstruksi baja sederhana dengan diberi pelampung dari bekas drum serta seratus buah ban yang terapung untuk menggerakkan dua buah as roda pembantu (masing-masing as roda pembantu digerakkan oleh 50 buah roda gigi penggerak yang bergerak karena adanya tekanan dari ban yang terapung yang bekerja turun naik akibat dari tinggi rendahnya gelombang laut).

Dua buah as roda pembantu tersebut dihubungkan ke satu as roda utama dengan perbandingan putaran satu kali putaran as roda pembantu = 20 kali  putaran as roda utama (pada as roda utama diberi bandul roda pemutar, agar putarannya tetap stabil).

 Pelampung tersebut terdiri dari ban-ban bekas yang dipasang pada velg (ban tersebut diisi angin dengan tekanan secukupnya) pada as nya diberi penopang dengan kedua permukaannya diberi gerigi yang dihubungkan dengan dua buah  gear (di kanan kirinya ada gigi free wheel A dan B) yang masing-masing hanya bekerja untuk memutarkan as ke satu arah saja.  Ketika gelombang naik, pelampung ikut naik, maka  gear A dan gear B ikut berputar, namun gear A saja yang menggerakkan as roda pembantu, sebaliknya ketika gelombang laut turun, kedua gear itu ikut pula berputar namun hanya gear B saja yang menggerakkan as roda pembantu.

Agar tetap berada pada posisinya maka untuk bergerak turun naiknya ban terapung, diberi batas ruang dengan 5 batang besi siku dilapis kayu yang berdiri vertikal, gunanya agar ban tetap berada pada posisinya, meskipun diterpa gelombang laut ban terapung tersebut tetap bergerak turun naik mengikuti gerak ombak.

 Jika hal ini dapat dilaksanakan sesuai dengan yang diharapkan, maka akan besar manfaatnya, terutama bagi masyarakat yang tinggal dipulau-pulau kecil di wilayah Indonesia bagian timur, sehingga kubutuhan listriknya dapat terpenuhi.

Dengan terpenuhinya kebutuhan listrik maka akan memicu gerakan roda perekonomian masyarakat.

Saat ini Indonesia sangat membutuhkan energi listrik yang cukup besar, hingga Pemerintah mencanangkan pembangunan PLTU Batu bara 10.000 MW sebagian besar masyarakat pedesaan masih belum dapat menikmati listrik. Kondisi ini amat memprihatinkan, terlebih jika dilihat dari sumber daya alam yang berlimpah.

Sebagai contoh ada kelompok Masyarakat yang tinggal di desa-desa pantai yang masih menggunakan lemak dari ikan paus sebagai minyak untuk lentera penerangan rumahnya. Oleh karena itu pembangunan Power Plant bertenaga gelombang laut akan sangat diperlukan.    

 Pembangunan Power Plant tersebut secara garis besar dilaksanakan dengan  senantiasa mengacu pada pelestarian lingkungan dengan mengimplementasikan 3 R, yaitu Reuse, Reduce dan Recycle.

Reuse yaitu dengan memanfaatkan kembali bahan-bahan bekas (bekas konstruksi baja, besi-besi bekas dan velg serta ban bekas) yang tentunya masih layak, yang dari segi harga tentunya lebih murah.

Reduce yaitu bahwa mekanisme Power Plant ini bekerja secara alami, tidak ada kepulan asap akibat proses pembakaran seperti yang terjadi pada sistem pembangkit yang menggunakan mesin diesel, yang berarti kita dapat mengurangi karbon.

Recycle yaitu dengan mendaur ulang kembali apabila terjadi kerusakan/aus, pada suku cadang/barang-barang yang merupakan komponen dari pembangkit tersebut. 

Oleh karena itu komponen-komponennya diharapkan seluruhnya tersedia dan buatan Indonesia (bisa dibuat sendiri dengan mesin bubut). Hanya yang mungkin harus dipesan secara khusus adalah pembuatan free wheel gear (seperti pada gear sepeda). 

Untuk pemilihan lokasi power plant sebaiknya dilakukan dipantai yang landai, berjarak antara 50 sampai 100 meter dari bibir pantai, dengan gelombang yang cukup (seperti di laut pantai selatan). Sebelum dilaksanakan pembangunan tersebut, maka yang perlu dilakukan adalah mengukur kedalaman laut, (kurang lebih 3 sampai 5 meter) setelah itu dilakukan kajian/feasibility study (di area yang akan dibangun power plant) mengenai titik tinggi rendahnya gelombang (ombak), yang diukur dengan satuan ukuran cm pada tiang pengukuran yang diberi tanda cm, dari mulai titik 0 cm sampai dengan 300 cm (3 meter), tinggi rendahnya tersebut dicatat dua hari sekali, selama 1 tahun, dengan waktu (jam) yang berbeda, misalnya untuk hari ini pada jam 12.00 siang permukaan ombak terendah berapa cm dan tertinggi berapa cm, dua hari kemudian pada jam 13.00 berapa cm terendah dan berapa cm tertinggi dua hari kemudian dan seterusnya, hal tersebut untuk mengetahui maksimal ketinggian dan kerendahan ombak agar dapat diperhitungkan rata-ratanya (titik tengahnya).

Selanjutnya pelaksanaan pekerjaan pembangunan dengan tahapan sebagai berikut :

1.  Mempersiapkan rancang bangun platform (yang panjang lebar permukaannya yaitu 12 x 25 meter, sesuai dengan gambar dengan sistim knock down yaitu menggunakan baud yang dapat dibongkar pasang atau disetel sesuai kebutuhan (jika  tidak ada besi baja, maka dapat digunakan bahan dari balok kayu Trembesi.

2.   Rancang bangun tersebut telah diujicobakan terlebih dahulu pemasangannya didaratan yaitu dengan besi baja atau balok kayu ukuran 20 x 20 cm), untuk besi/baja diberi lapisan cat tahan karat), power plant dipasang dilepas pantai yang terlebih dahulu telah dilakukan kajian.

3.   Setelah teridentifikasi titik gelombang tertinggi dan terendahnya, maka dapat ditentukan ukuran panjang tuas (as) horizontal dan vertikalnya.

4.   Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan putaran yang diperlukan, jika dianggap kurang, maka kita dapat mengaturnya dengan memperbesar poli yang ada pada as penggerak utama dan memperkecil poli yang ada pada dinamo atau dapat pula dibuat seperti halnya sistim transmisi pada kendaraan bermotor.

5.   Untuk perawatannya yang paling utama adalah memberi pelumas oli pada gear/gigi agar tidak cepat terkikis, mengingat besi/baja sangat rentan terhadap air laut .

 Demikian secara garis besar mengenai rancang bangun sebuah pembangkit mikro sederhana dengan  tenaga gelombang laut. 

Dengan tulisan ini,  diharapkan dapat mendapat respon positif demi untuk mengatasi kebutuhan energi listrik bagi saudara-saudara kita yang tinggal di pulau-pulau terpencil.

Wassalam

Ditulis Oleh:
Normal
  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters

Warning: strftime(): It is not safe to rely on the system's timezone settings. You are *required* to use the date.timezone setting or the date_default_timezone_set() function. In case you used any of those methods and you are still getting this warning, you most likely misspelled the timezone identifier. We selected the timezone 'UTC' for now, but please set date.timezone to select your timezone. in /home/hostdata/alpensteel/public_html/alpensteel_com/libraries/joomla/utilities/date.php on line 250
free counters
Alpen Steel Facebook