Alpen Steel | Renewable Energy

~ Pengembangan Teknologi Energi Alternatif

Perusahaan yang Meriset Iptek Dapat Insentif

Dua program penguatan dan pengem­bangan energi alternatif mulai tahun 2006 akan makin diting-katkan oleh Kantor Menteri Ne-gara Riset dan Teknologi.

Pertama, pengembangan teknologi energi alternatif cair beserta infrastruktur pendukung-nya. Kedua, peraturan pendu-kung berupa pemberian insentif keringanan pajak pada badan-ba-dan usaha yang bersedia mela-kukan riset di bidang sains dan teknologi.

"Insentif ini berbentuk insentif perpajakan, kepabeanan, serta bantuan teknis penelitian dan pe­ngembangan," kata Menteri Ne-gara Riset dan Teknologi Kus-mayanto Kadiman dalarn perbin-cangan de.ngan Kompas pekan la-lu di Jakarta . la didampingi Dewi Odjar Ratna Kumala, Asisten De-puti Pengembangan Promosi dan Pemasaran Iptek, dan Chandra M Mangan, Asisten Deputi Menneg Ristek Bidang HAKI.

"Saya sekarang ini terus men-dorong bagaimana agar lembaga kami bisa menjalin kerja sama dengan lembaga dan departemen lain, bagaimana mencapai kecu-kupan teknologi, kecukupan obat, dan bisa segera menjawab ke-butuhan energi alternatif itu," tu-tur Kusmayanto.

Dia mengatakan, pihaknya sebenarnya terus menyiapkan pengembangan energi alternatif, yaitu bahan bakar cair nabati, berupa biodiesel dari minyak sa-

wit dan minyak buah jaralc. Di luar itu dikembangkan energi al­ternatif batu bara cair, singkong, dan tebu.

Kusmayanto menegaskan, pe­ngembangan dan kebutuhan mendesak akan energi alternatif tidak bisa ditawar lagi. "Tetapi mata rantainya panjang, dari pembibitan^ pohon, proses jadi bahan baku , proses produksi da-lam jumlah besar. Prosesnya pan­jang. Itu sebabnya, kondisi in-dustri yang mengembangkan ba­han bakar tadi harus ditumbuh-kan, diberi dorongan," katanya.

Tinggal tunggu pengesahan

Sebelumnya, pada hari yang sama Menneg Ristek dalam pa-paran singkat Agenda Riset Na-sional 2006-2009 menjelaskan, pemerintah akan mengeluarkan peraturan tentang pemberian in­sentif bagi badan usaha yang me-lakukan riset iptek di Indonesia, yang meliputi kegiatan inovasi, perekayasaan, dan difusi tekno­logi. Rancangan Peraturan Pe­merintah (RPP) tentang Insentif Riset Badan Usaha itu saat ini tinggal menunggu pengesahan-nya oleh Presiden.

Kebijakan ini diharapkan da-pat meningkatkan kinerja pro­duksi dan daya saing barang dan jasa yang dihasilkan. Keterlibatan swasta dalam kegiatan riset ino­vasi dan perekayasaan memang sangat diharapkan mengingat ke-terbatasan pendanaan dari pe­merintah.

Dalam APBN tahun 2006, Ris­tek hanya mendapat anggaran 0,01 persen atau Rp 1,4 triliun. Selama ini riset oleh -pihak in-dustri swasta dilakukan oleh per-usahaan induk atau pusatnya di luar negeri, sedangkan perusa-haan yang berada di Indonesia hanya melakukan perakitan.

Kusmayanto menjelaskan, da­lam Bab III Pasal 5 dan 6 PP tentang Pengalokasian Sebagian Pendapatan Badan Usaha dise-butkan, badan usaha yang meng-alokasikan sebagian pendapatan untuk peningkatan kemampuan perekayasaan, inovasi, dan difusi teknologi dalam meningkatkan kinerja produksi dan daya saing barang dan jasa yang dihasilkan dapat diberi insentif oleh peme­rintah.

Untuk pengesahan RPP ini oleh Presiden, Kusmayanto telah mengajukan surat pengajuan RPP Insentif Riset Badan Usaha ini kepada Presiden, setelah lama dibahas di 22 lembaga terkait dan melewati proses harmonisasi de­ngan undang-undang lain di De­partemen Hukum dan HAM. Harmonisasi KPP ini dilakukan terutama terhadap peraturan perpajakan yang tidak sejalan.

Keluarnya peraturan ini diakui akan berdampak terhadap ber-kurangnya pendapatan Ditjen Pa­jak. Namun, dalam UU Pajak su-dah ada pasal yang mengatur ten­tang insentif ini sehingga keten-tuan ini dapat segera dilaksa-nakan.

(WHY/YUN/HKD)

JAKARTA, KOMPAS

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Laksanama
Nurtanio Nomor 51
Bandung 40183 - Indonesia
 
Phone Line1:
022- 603-8050 (08:00-17:00)
 
Handphone:
0852-111-111-77 
0852-111-111-100
 
 
 
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook