~ Biogas Sebagai Energi Alternatif

Biogas (Energi Alternatif)

Biogas secara khusus mengacu kepada gas biologis yang dihasilkan oleh pemecahan bahan organik tanpa adanya oksigen. Biogas berasal dari bahan biogenik dan merupakan jenis biofuel.

Satu jenis biogas dihasilkan oleh pencernaan anaerobik atau fermentasi dari bahan-bahan biodegradable seperti biomassa, pupuk kandang, kotoran, limbah perkotaan, limbah dan energi hijau tanaman.[1] Jenis biogas ini terutama terdiri dari metana dan karbon dioksida. Jenis utama yang lain dari biogas adalah gas kayu yang diciptakan oleh gasifikasi dari kayu atau biomassa lainnya. Jenis biogas terutama terdiri dari nitrogen, hidrogen, dan karbon monoksida, dengan jumlah jejak metana.

Gas metan, hidrogen dan karbon monoksida dapat dibakar atau dioksidasi dengan oksigen. Udaranya mengandung 21 persen oksigen. Pelepasan energi ini memungkinkan biogas untuk digunakan sebagai bahan bakar. Biogas dapat digunakan sebagai bahan bakar berbiaya rendah di negara manapun untuk tujuan pemanasan, seperti memasak. Juga dapat digunakan dalam fasilitas pengelolaan sampah modern di tempat yang dapat digunakan untuk menjalankan setiap jenis mesin panas, untuk menghasilkan baik mekanis atau listrik. Biogas dapat ditekan, banyak seperti gas alam, dan kekuasaan digunakan untuk kendaraan bermotor dan di Inggris misalnya diperkirakan memiliki potensi untuk menggantikan sekitar 17 persen dari bahan bakar kendaraan. [2] Biogas adalah bahan bakar terbarukan, sehingga memenuhi syarat untuk subsidi energi terbarukan di beberapa bagian dunia.

References


Baca Juga:
Artikel sebelumnya:

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum