Alpen Steel | Renewable Energy

~ PLT ANGIN Terbesar di Indonesia

PLT ANGIN Terbesar di Indonesia PDF Print E-mail

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Ir. Luluk Sumiarso, M.Sc. pada forum knowledge sharing Badan Litbang ESDM pada tahun 2011 yang lalu menyampaikan pertanyaan kenapa Pembangkit Listrik Tenaga Angin  belum berkembang di Indonesia, ternyata ada dua hal yang sangat mempengaruhi yaitu “pertama tolak angin, dan kedua angin-anginan”.

Bukan karena ingin membuktikan pertanyaan mantan Dirjen EBTKE, Kepala Badan Litbang ESDM Bambang Dwiyanto didampingi oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (KEBTKE) dan Sekeretaris Badan Litbang ESDM serta beberapa Pejabat Fungsional dan Struktural di Lingkungan Badan Litbang ESDM, Sabtu, 28 April 2012 melakukan kunjungan kerja ke Desa Tamanjaya, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi untuk melihat secara langsung pilot project PLT Bayu atau PLT Angin terbesar di Indonesia dengan kapasitas 100 kilowatt.

Untuk mencapai Desa Tamanjaya dari Pelabuhan Ratu ke arah selatan hanya ditempuh dengan waktu sekitar kurang lebih 2 jam. Kepala Badan Litbang ESDM memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada para Peneliti dan Perekayasa Puslitbangtek KEBTKE atas kerja keras dan perjuangan mereka untuk menyelesaikan instalasi PLT Bayu tersebut. Mulai dari pengangkutan bilah turbin yang panjang kurang lebih 12 meter, mengangkat mesin yang beratnya mencapai 8 (delapan) ton yang diletakkan di atas tower setinggi 35 (tiga puluh lima) meter.

PLT Bayu ini dirancang on grid pada jaringan PLN apabila listrik sudah berproduksi. Saat ini para Peneliti sedang melakukan uji coba, untuk menggerakkan sistem agar bisa berfungsi dibutuhkan genset dengan kapasitas 300 kilowatt, genset yang ada di lapangan saat ini adalah milik Puslitbang Geologi Kelautan yang didatangkan dari Cirebon, ini adalah suatu bentuk sinergi pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan Badan Litbang ESDM.

Tugas dan Fungsi Badan Litbang adalah melakukan penelitian dan pengembangan teknologi, bukan sebagai unit produksi yang membangun sesuatu kemudian memproduksikan dan mengelolah unit tersebut. Akhir dari suatu perjalanan litbang sampai dihasilkannya suatu produk adalah bagaimana bisa menggerakkan industri lokal dan pemanfaatan komponen dalam negeri. Pengembangan PLT Bayu ini dapat dijadikan contoh dan model bagaimana litbang berperan mulai dari mendesain, mengajak dan mendekati industri strategis nasional untuk terlibat langsung memproduksi komponen-komponen turbin angin ini, seperti PT. Dirgantara Indonesia untuk pembuatan bilah turbin (blade), PT. Pindad untuk pembuatan generator dan power electronic. sedangkan gearbox dan drive control dipabrikasi oleh PT. Pindad, PT. INKA, dan PT. Astra Internasional. Hasil terbesar dari pilot project ini adalah ketika ada investor yang tertarik untuk masuk berinvestasi dalam bisnis pembangkit listrik dari bayu ini sudah dapat diproduksi di dalam negeri.

 

Kepala Badan Litbang ESDM memberikan dukungan penuh kepada para peneliti dan perekayasa Puslitbangtek KEBTKE untuk terus melanjutkan tahap uji coba PLT Bayu tersebut, dengan target yang tidak terlalu lama, “karena masyarakat industri saat ini sedang menunggu kita, sekecil apapun perkembangan yang diraih agar didokumentasikan dan diinformasikan kepada Kepala Pusat”, demikan disampaikan oleh Kepala Badan Litbang ESDM. Semoga keberhasilan litbang PLT Bayu ini segera terwujud.

Sumber : http://www.litbang.esdm.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=682:plt-bayu&catid=1:terkini&Itemid=1

 

  Anda belum mendaftar atau login.
Anda dapat turut serta menuliskan artikel disini, caranya klik disini
Ada pertanyaan? Ingin berdiskusi? silahkan tulis di Alpensteel Forum

Fast Contact

Show Room & Factory:
 
Jalan Karawang No 2
Bandung 40272 - Indonesia
 
Phone Line1:
022-7244-888 (08:00-17:00)
 
Fax:
022-723-0812 (24 Jam)
 
Handphone:
0852-111-111-77 (Umum) 
 
SMS:
0852-111-111-77 (24 Jam)
BB: 2a02ac52(24 Jam)
PageRank  Hit Counters
free counters
Alpen Steel Facebook